Materi Qurdits 7 smt 1
BAB I
|
AL-QURAN DAN HADITS SEBAGAI
PEDOMAN HIDUP
|
Standar Kompetensi
|
1.
Memehami Al-Qur'an dan hadits
sebagai pedoman hidup
|
|
|
Kompetensi Dasar
|
1.1
|
Menjelaskan pengertian dan
fungsi Al-Qura'n dan Hadits
|
|
|
1.2
|
Menjelaskan cara-cara
menfungsikan Al-Qur'an dan Hadits
|
|
|
1.3
|
Menerapkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam
|
|
Indkator
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
|
Menyebutkan
pengertian al-Qur'an secara bahasa dan istilah
Menjelaskan proses
diturunkannya Al-Qur'an kepada Nabi
Muhammad saw
Menyebutkan nama-nama lain al-Qur'an
Menjelaskan manfaat diturunkannya
al-Quran
Menjelaskan pengertian Hadits secara bahasa dan istilah
Menjelaskan macam-macam hadits
Membedakan hadits quali, fi'li. Taqriri dan qudsi
Menuliskan contoh hadits qauli, fi'li ,taqriri, dan qudsi
Menjelaskan fungsi hadits
Menjelaskan cara-cara memfungsikan Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan
Menjelaskan penerapan Al-Quran dan Hadis sebagai
pedoman hidup umat islamt
|
A.
Pengertian
Al-Qur'an dan Hadits
1. Pengertian Al-Quran
Al-Qur'an menurut bahasa merupakan isim masdar
yaitu قَرَا ءَ
ةٌ artinya bacaan sebagaimana yang tercantum dalam Surat Al-Qiyamah ayat 17 dan 18 berikut :
¨bÎ)
$uZøn=tã ¼çmyè÷Hsd ¼çmtR#uäöè%ur
ÇÊÐÈ #sÎ*sù çm»tRù&ts% ôìÎ7¨?$$sù
¼çmtR#uäöè%
ÇÊÑ
Artinya. Sesungguhnya atas
tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu)
dan (membuatmu pandai) membacanya.Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka
ikutilah bacaannya itu
.(Q.S Al-Qiyamah : 17-18)
Sedangkan menurut istilah ,
Al-Quran berarti kalam Allah swt yang merupakan mu'jizat yang diturunkan (
diwahyukan ) kepada Nabi Muhammad saw secara berangsur-angsur, diriwayatkan
secara mutawatir, dan membacanya merupakan ibadah.
Wahyu Allah diturunkan kepada
Nabi Muhammad saw tidak sekaligus, melainkan berangsur-angsur kurang lebih 22
tahun , 2 bulan, 22 hari. Menurut Muhammad Ali as Sabaini dalam kitabnya ' at Tibyanfi Ulumil Qur'an " ada dua
peroses turunya Al-quran , pertama Alquran turun dari luh mahfuzh ke langit
dunia, yaitu pada malam Lailatul Kadar , sedangkan yang kedua dari langit dunia
ke bumi secara bertahap. Adapun proses turunnya Al-Quran sebagai berikut :
1.
Malaikat Jibril memasukkan wahyu kedalam hati Nabi
Muhammad.Dengan cara ini ,Beliau tidak melihat apapun hanya merasakan bahwa
wahyu itu sudah berada didalam kalbunya.
2.
Malaikat Jibril menampakkan dirinya kepada Nabi berupa seorang
laki-laki yang mengucapkan kata-kata kepadanya , sehingga beliau lebih
mengetahui dan hafal ayat-ayat yang disampaikan.
3.
Wahyu datang kepadanya diiringibunyi gemerincing
seperti bunyi lonceng . cara ini merupakan yang paling berat dirasakan
beliau sehingga kadang keningnya dipenuhi dengan keringat atau bahkan beliau
terpaksa berhenti atau duduk karena merasa sangat berat.
4.
Malaikat menampakan dirinya kepada Nabi dengan
wujud yang asli.
Nama-nama lain dari Al-Quran
1. Al-Kitab
Al- Kitab atau Kitabullah
merupakan sinonim dari perkataan ,
Alquran, dijelaskan dalam surat
al-Baqarah ayat 2 yang berbunyi :
y7Ï9ºs
Ü=»tGÅ6ø9$#
w
|=÷u
¡
ÏmÏù
¡
Wèd
z`É)FßJù=Ïj9 ÇËÈ
Artinya:
" Kitab ( Al-quran ) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka
yang bertakwa ( Al-Baqarah : 2 )
a. Al-Furqan
Nama Al-furqan disebutkan Allah
didalam ayat alquran surat
Al-Furqan ayat 1, yang berbunyi :
x8u$t6s?
Ï%©!$#
tA¨tR tb$s%öàÿø9$#
4n?tã ¾ÍnÏö6tã
tbqä3uÏ9
úüÏJn=»yèù=Ï9 #·ÉtR ÇÊÈ
Artinya: " Maha suci Allah yang telah menunrunkan
Al-Furqan ( Al-Quran
) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (
Al-Furqan : 1 )
b. Adz-Dzikra
Adz-Dzikra artinya peringatan.
Penamaan adz-Dzikra pada Alquran telah disebutkan dalam Al-quran surat Al-Hijr ayat 9 :
$¯RÎ)
ß`øtwU
$uZø9¨tR
tø.Ïe%!$#
$¯RÎ)ur
¼çms9
tbqÝàÏÿ»ptm:
ÇÒÈ
Artinya : " Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-quran
dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya ( Al-Hijr : 9 )
2.
Pengertian Hadits
Secara
bahasa , hadits diartikan dengan beberapa istilah yaitu :
a. Jadid artinya baru, lawan dari qadim
b.
Qarib artinya, dekat, atau belum lama lagi terjadi . Contoh , dari pengertian
ini , seperti orang yang baru masuk Islam.
c. Khabar artinya : warta atau berita,
pengertian khabar adalah ma yuhaddasu bihi
wayun qalu ( sesuatu yang diberitakan dan dipindahkan dari seseorang
kepada orang lain )
Secara sederhana , hadits
didefinisikan oleh mayoritas ( jamhur ) ulama hadits adalah :
مااضيف
للنبى ص م : قولا اوفعلا او تقربرا او نهوها
Artinya:
" Sesuatu yang di sandarkan kepada Nabi Muhammad saw baik perkataan,
perbuatan, pernyataan ( taqrir ) atau yang lainnya ".
Macam-macam hadits
Pembagian hadits menurut
Muhaddisin dapat ditinjau dari berbagai aspek :
a. dari sisi
penyandaran kepada Nabi saw di bagai 4 ( empat ) :
a). Hadits Qauli ( perkataan )
Perkataan Nabi yang pernah
beliau ucapkan dalam berbagai bidang, seperti hukum, akhlak, aqidah ,
pendidikan dan sebagainya. Contoh :
قال النبى , قال رسو ل الله
b). Hadits Taqriri Artinya : ' Nabi telah berkata, ( Rasul )
c).
Hadits Fi'li ( perbuatan )
Hadits Fi'li adalah perbuatan Rasulullah
saw yang merupakan penjelasan praktis tentang peraturan-peraturan yang belum
jelas cara pelaksanaannya. Contoh :
أن رسول لله
Artinya:
' Sesungguhnya ( bahwasanya ) Nabi/ Rasul
كان
رسول لله
Artinya: " Keadaan Nabi/ Rasul
d). Hadits Qudsi
Hadits Qudsi merupakan wahyu
yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, tetapi kalimat atau redaksinya berasal
dari Nabi Muhammad sendiri dengan tidak mengurangi maknanya. Hadits qudsi
disebut juga hadits Rabbany atau hadits Ilahi, menurut pakar ahli hadits ( muhadditsin ) hadits qudsi ialah :
ما
اخبر الله نبيه بالالهام اوبالمنام فاخبر النبى ص م من ذلك المعن ابعبارة نفسه
Artinya: " Sesuatu yang di khabarkan Allah swt kepada Nabi Nya
dengan melalui ilham atai impian, yang
kemudian Nabi menyampaikan makna dari ilham atau mpian tersebut dengan ungkapan
( redaksi ) beliau sendiri ".
Contoh hadits qauli, fi'li,
taqriri dan qudsi :
a. Contoh hadits qauli ( perkataan ) yang
mengandung
عن عمر بن الخطاب رضي
الله عنه قال سمعت رسول الله ص م : يقول : انما
الاعمال
بالنيات وانما لكل مرئ مانوى ( رواه البخاري )
Artinya: " Umar bin Khatab
pernah berkata , Aku mendengar Rasulullah bersabda, segala amal perbuatan
bergantung pada niat dan setiap orang akan memperoleh pahala sesuai dengan
niatnya ( HR. Bukhari )
b. Contoh
hadits fi'li tentang shalat didalam kenderaan
كان رسول الله صلى
الله عليه وسلم يصلى على راحلته حيث توجهت به فاذا
اراد الفريضة نزل
فاستقبل القبلة ( رواه البخاري )
Artinya : Keadaan Rasulullah saw
melakukan shalat diatas kenderaan dengan menghadap kiblat menurut kenderaan itu
menghadap. Apabila beliau hendak melakukan shalat fardlu, beliau turun sebentar
terus menghadap kiblat ( HR. Bukhari )
c.
Contoh hadits taqriri tentang perbuatan sahabat yang dilakukan dihadapannya,
kemudian Nabi menjawab.
لاولكن لم يكن بارضي
قومي فاجدني أعافذا قال خالد فابتززته فاكلته ورسو
الله ص م يزهر الي (
رواه متفق عليه )
Artinya: Tidak ( maaf ) , berhubung
binatang itu tidak terdapat dikmpungku ( kaumku ), aku jijik padanya.
Kata Khalid : segera aku memotongnya dan memakannya sedang Rasulullah saw
melihat kepadaku ( Mutafaqun 'alaih )
d. Contoh hadits qudsi yang
berbunyi :
عن ابى ذر رضي الله
عنه قال : قال رسول الله ص م : يقول الله عز وجل : من
جاء بالحسنة فله عشر
امثلها او از يد ومن جاء بالسيئة فجزاء سيئة مثلها او اغفر
( رواه مسلم )
Artinya: Dari Abu Dzar ra ujarnya ,
Rasulullah saw bersabda ; Firman Allah Azza Wajallah : Barang siapa yang
melakukan kebaikan , ia berhak menerima sepuluh kali lipat atau lebih,
sedangkan barang siapa yang melakukan kejahatan, maka balasannya satu kejahatan
yang sesuai ( ia kerjakan ) atau aku ampuni ( HR. Muslim )
Adapun perbedaan hadits qudsi
dengan alquran sebagai berikut :
1)
lafaz-lafaz ayat alquran merupakan mu'jizat dan diriwayatkan secara mutawatir,
sedangkan hadits qudsi tidak.
2)
Setiap huruf dibaca dalam alquran memberikan pahala bag pembacanya, sedangkan
hadits qudsi tidak
3)
Meriwayatkan alquran tidak boleh maknanya saja atau harus utuh sesuai yang ( diwahyukan ) kepada nabi Muhammad saw,
sedangkan hadits qudsi bisa maknanya saja.
B.
Fungsi Alquran
dan Hadits
1. Fungsi
Alquran
Segala
sesuatu yang diciptakan oleh Allah swt pasti ada mamfaat dan gunanya sekalipun
itu berupa binatang yang sangat kecil.apalagi al-quran yang merupakan firman Allah
swt dan mengandung banyak pokok ajaran sehingga seluruh hidup dan kehidupan ini
menjadi teratur.oleh karena itu, dalam al-quran banyak terdapat ayat-ayat yang
menjelaskan tentang fungsi al-quran diantaranya sebagai berikut.
a. surat al-baqarah ayat 185
ãöky tb$ÒtBu
üÏ%©!$# tAÌRé& ÏmÏù
ãb#uäöà)ø9$#
Wèd
Ĩ$¨Y=Ïj9
;M»oYÉit/ur z`ÏiB 3yßgø9$# Èb$s%öàÿø9$#ur 4
Artinya : (beberapa hari yang
ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan
(permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan
mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)..
Menurut ayat tersebut ,fungsi
al-quran ada tiga yaitu
1. sebagai petunjuk hidup bagi
manusia
2. sebagai penjelasan dari
petunjuk
3. sebagai pembeda antara yang benar dan yang salah
b.
surat yunus ayat 57
$pkr'¯»t â¨$¨Z9$# ôs% Nä3ø?uä!$y_ ×psàÏãöq¨B `ÏiB öNà6În/§ Öä!$xÿÏ©ur $yJÏj9 Îû ÍrßÁ9$# Yèdur ×puH÷quur tûüÏYÏB÷sßJù=Ïj9 ÇÎÐÈ
Artinya : Hai manusia,
Sesungguhnya Telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi
penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi
orang-orang yangberiman.
dari ayat diatas dapat
disimpulkan ada beberapa fungsi al-quran antara lain
1. sebagai
pengajaran dari allah
2. sebagai obat
penyakit hati
3. sebagai
petunjuk
4. sebagai
rahmat
c.
surat an-nisa ayat 105
$¯RÎ) !$uZø9tRr& y7øs9Î) |=»tGÅ3ø9$# Èd,ysø9$$Î/ zNä3óstGÏ9 tû÷üt/ Ĩ$¨Z9$# !$oÿÏ3 y71ur& ª!$# 4 wur `ä3s? tûüÏZͬ!$yù=Ïj9 $VJÅÁyz
Artinya
: Sesungguhnya
kami Telah menurunkan Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu
mengadili antara manusia dengan apa yang Telah Allah wahyukan kepadamu, dan
janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), Karena (membela)
orang-orang yang khianat
menurut
ayat diatas fungsi al-quran adalah sebagai sumber pokok ajaran islam yang
mencakup seluruh aspek kehidupan manusia dalam menjalani hidup di dunia dan
akhirat.
Adapun pokok-pokok ajaran yang
ada dalam al-quransebagai berikut
1. akidah(
keimanan) yaiti keyakinan bahwa allah adalah maha segala-galanya baik sifat
atau zatnya.
2. ibadah
yaitu sebagai penghambaan diri terhadap allah swt denga cara melaksanakan
segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya baik berupa perkataan maupun
perbuatan.
3. akhlak
yaitu budi pekerti yang baik,yang menciptakan hubungan baik antar pribadi
dengan pribadi dan antar masyarakat dengan sesamanya
4. hukum
yaitu ketentuan-ketentuan yang mengatur hubungan manusia dengan allah swt,hubungan
manusia dengan manusia atau hubungan manusia dengan alam
2. Fungsi
Hadits
Hadis
berasal dari Nabi Muhammad Saw. Sedangkan
kehidupan beliau selalu dituntun dengan wahyu Allah Swt oleh karena itu
ucapan,perbuatan dan taqrir beliau tentu sangat penting bagi kehidupan manusia.
Diantara fungsi hadis adalah sebagai berikut:
a. mengukuhkan
hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al-quran
contoh : Al-quran memerintahkan
kita untuk bertaqwa kepada Allah sebagaimana firman Allah dalam surat Ali imran ayat 102
!$pkr'¯»t
tûïÏ%©!$#
(#qãYtB#uä (#qà)®?$#
©!$# ¨,ym
¾ÏmÏ?$s)è? wur ¨ûèòqèÿsC wÎ) NçFRr&ur tbqßJÎ=ó¡B ÇÊÉËÈ
Artinya :Hai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa
kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan
beragama Islam
Ayat tersebut dikukuhkan
rasulullah dengan sabdanya :
عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ: قَالَ لِي
رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَاَتْبِعِ السَّيِّئَةَ
الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.(رَوَاهُ الترمذي)
Bertaqwalah kepada Allah dimana
pun kalian berada . ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik,niscaya (
kebaikan itu ) akan menghapus (
keburukan ) nya .pergaulilah manusia dengan yang baik.( HR.Attirmizi dari Abu
Zar No.1910 )
b. Menafsirkan
ayat-ayat Al-quran yang bersifat mujmal (global)
Contoh: Al-quran memerintahkan
kita untuk melaksanakan shalat sebagaimana firmanAllah Swt dalam surat al-hajj ayat: 78
(................ ..... no4qn=¢Á9$# #qßJÏ%r'sù
……
Artinya :, Maka
Dirikanlah Shalat .
Ayat tersebut hanya memerintahkan
shalat, tetapi tidak menjelaskan tentang tata caranya.Tata cara shalat ini
dapat kita ketahui melalui hadis-hadis nabi Muhammad saw,sebagaimana sabda
Rasulullah saw berikut ini.
صَلُّوا كَمَا
رَاَيْتُمُوْنِي اُصَلِّي. (رَوَاهُ البخاري, عَنْ مَالِك)
Shalatlah kalian ,sebagaimana
kalian melihatku shalat ( HR.Al-Bukhari dari Malik No.595 )
c. Membatasi keumuman al-quran
contoh: Allah swt berfirman
dalam al-quran surat
al-jum’ah ayat 9
$pkr'¯»t
tûïÏ%©!$#
(#þqãZtB#uä #sÎ)
ÏqçR Ío4qn=¢Á=Ï9 `ÏB ÏQöqt ÏpyèßJàfø9$# (#öqyèó$$sù
4n<Î) Ìø.Ï «!$# (#râsur yìøt7ø9$# 4
öNä3Ï9ºs
×öyz öNä3©9 bÎ) óOçGYä. tbqßJn=÷ès? ÇÒÈ
Artinya : Hai orang-orang
beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu
kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli , yang demikian itu lebih
baik bagimu jika kamu Mengetahui.
Nabi Muhammad saw memberikan
batasan-batasan orang yang boleh tidak melaksanakan shalat jum’at .Beliau
bersabda sebagai berikut.
اَلْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ
مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلاَّ اَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوْكٌ اَوِ امْرَأَةٌ أَوْ
صَبِيٌّ أَوْ مَرِيْضٌ. (رواه أبو داود عن طارق بن شهاب)
Shalat jum’at wajib
dilaksanakan oleh setiap muslim dengan berjama’ah,kecuali empat golongan ,hamba
sahaya , wanita , anak-anak , dan orang sakit ( HR.Abu dawud dariTariq bin
syihab No.901 )
d. Menetapakan
hokum yang belum terdapat dalam al-quran .Ada beberapa hokum yang belum
dijelaskan dalam al-quran,untuk itu Nabi Muhammad saw memberikan penjelasan hukumnya.misalnya,tentang
keharaman binatang buas .keharaman ini tidak didapatkan dalam nas al-quran.Nabi
Muhammad saw bersabda :
اَكْلُ كُلِّ ذِيْ نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ
حَرَامٌ. (رواه ابن ماجه عن أبي هريرة)
Makan
setiap binatang buas yang bertaring adalah haram.( HR.Ibnu Majah dari Abu
Hurairah No.3224)
C. Cara menfungsikan alquran dan hadits dalam Kehidupan.
1.
Menjadikan
Al-Quran dan hadits sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi.
Setiap muslim wajib menggunakan
Al-Quran dan hadits sebagai pedoman hidupnya sehari-hari. Allah swt. berfirman
dalam surat
an-Nur ayat 51 sebagai berikut :
$yJ¯RÎ)
tb%x.
tAöqs%
tûüÏZÏB÷sßJø9$#
#sÎ)
(#þqããß
n<Î)
«!$#
¾Ï&Î!qßuur
u/ä3ósuÏ9
öNßgoY÷t/
br&
(#qä9qà)t
$uZ÷èÏJy
$uZ÷èsÛr&ur
4
y7Í´¯»s9'ré&ur
ãNèd
tbqßsÎ=øÿßJø9$#
ÇÎÊÈ
Artinya: Hanya ucapan orang-orang
mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul memutuskan ( perkara
) diantara mereka , mereka berkata. " Kami
mendengar, kami taat " Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung ( an-Nur : 51 )
2.
Menjadikan
Al-Quran dan hadits sebagai pedoman dalam kehidupan rumah tangga.
Rumah tangga muslim adalah rumah tangga yang
dibangun di atas petunjuk Allah swt dan Rasul-Nya dalam kehiudpan.
a.
Surat An-Nisa’ ayat 34
A%y`Ìh9$# cqãBº§qs% n?tã
Ïä!$|¡ÏiY9$# $yJÎ/ @Òsù ª!$# óOßgÒ÷èt/ 4n?tã <Ù÷èt/ !$yJÎ/ur (#qà)xÿRr& ô`ÏB öNÎgÏ9ºuqøBr& 4
àM»ysÎ=»¢Á9$$sù ìM»tGÏZ»s% ×M»sàÏÿ»ym É=øtóù=Ïj9 $yJÎ/
xáÏÿym ª!$# 4 ÓÉL»©9$#ur tbqèù$srB Æèdyqà±èS ÆèdqÝàÏèsù £`èdrãàf÷d$#ur Îû ÆìÅ_$ÒyJø9$#
£`èdqç/ÎôÑ$#ur (
÷bÎ*sù öNà6uZ÷èsÛr& xsù
(#qäóö7s?
£`Íkön=tã ¸xÎ6y 3
¨bÎ) ©!$#
c%x.
$wÎ=tã #ZÎ62 ÇÌÍÈ
Artinya : Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum
wanita, oleh Karena Allah Telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas
sebahagian yang lain (wanita), dan Karena mereka (laki-laki) Telah menafkahkan
sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat
kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh Karena
Allah Telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita yang kamu khawatirkan
nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur
mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah
kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya
Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.
3. Menjadikan
Al-Quran dan hadits sebagai pedoman dalam kehidupan masyarakat
Manusia adalah makhluk sosial,
artinya manusia selalu memerlukan orang lain dalam berinteraksi. Agar tercipta
suatu masyarakat yang baik, Al-Qur'an memberikan berbagai petunjuk, diantaranya
sebagai berikut .
¢ (#qçRur$yès?ur
n?tã
ÎhÉ9ø9$#
3uqø)G9$#ur
(
wur (#qçRur$yès? n?tã
ÉOøOM}$# Èbºurôãèø9$#ur
4
Artinya: Dan tolong menolonglah kamu dalam (
mengerjakan ) kebajikan dan takwa, dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat
dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat berat
siksaan-Nya (
Al-Maidah : 2 )
4. Menjadikan al-quran dan hadis sebagai pedoman dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kehidupan bermasyarakat ,
berbangsa dan bernegara tentu menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut
hajat hidup orang banyak. Musyawarah sangat diperlukan untuk
menyelesaikannya,sebagaiman firman Allah swt dalam surat ali imran ayat 159 sebagai berikut.
ã$yJÎ6sù 7pyJômu z`ÏiB «!$# |MZÏ9 öNßgs9 (
öqs9ur |MYä.
$àsù
xáÎ=xî É=ù=s)ø9$# (#qÒxÿR]w ô`ÏB y7Ï9öqym
(
ß#ôã$$sù öNåk÷]tã
öÏÿøótGó$#ur öNçlm; öNèdöÍr$x©ur
Îû ÍöDF{$# ( #sÎ*sù |MøBztã ö@©.uqtGsù n?tã
«!$# 4 ¨bÎ) ©!$#
=Ïtä tû,Î#Ïj.uqtGßJø9$# ÇÊÎÒÈ
Artinya : Maka disebabkan
rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah Lembut terhadap mereka. sekiranya kamu
bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari
sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan
bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. Kemudian apabila kamu
Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
5. Menjadikan al-quran dan hadis
sebagai hakim dalam menyelesaikan masalah.
Dalam kehidupan sehari-hari,manusia
selalu dihadapkan dengan berbagai persoalan sebagai seorang mukmin semua
persoalan harus diselesaikan sesuai petunjuk al-quran dan hadis . sebagaimana
firman Allah dalam surat
An-nisa’ ayat 59
$pkr'¯»t
tûïÏ%©!$#
(#þqãYtB#uä (#qãèÏÛr& ©!$# (#qãèÏÛr&ur tAqß§9$# Í<'ré&ur ÍöDF{$#
óOä3ZÏB (
bÎ*sù
÷Läêôãt»uZs?
Îû &äóÓx« çnrãsù
n<Î)
«!$# ÉAqß§9$#ur
bÎ) ÷LäêYä. tbqãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÏQöquø9$#ur ÌÅzFy$#
4
y7Ï9ºs ×öyz ß`|¡ômr&ur ¸xÍrù's?
ÇÎÒÈ
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah
dan taatilah Rasul (nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu
berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al
Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan
hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
D.
Menerapkan Al-Quran dan Hadits Sebagai Pedoman Hidup Umat Islam
- Dalam
kehidupan pribadi
Sebagai seorang pelajar muslim,
penerapan ajaran Al-Qur'an dan hadits dalam kehidupan pribadi, antara lain :
- Meningkatkan
ketekunan dalam mempelajri Al-Qur'an dan hadits ;
- Mempelajari
ayat-ayat kauniyah ( alam semesta ) dalam rangka meningkatkan keimnan ;
- Memanfaatkan
waktu luang untuk menguasai suatu bidang keterampilan untuk bekal
menghadapi masa yang akan datang ;
- Memiliki
semangat keilmuan yang tinggi untuk kepentingan dunia dan akhirat
- Memperbanyak bergaul dengan
teman-teman yang saleh
- Dalam
kehidupan Keluarga
- Sebagai seorang ayah,
penerapan ajaran Al-qur'an dan hadits dalam kehidupan, antara lain :
1) berusaha mengarahkan diri dan seluruh anggota keluarga
agar ucapan, perbuatan, dan sikap hiudpnya sesui dengan Al-Quran dan hadits.
2) Berusaha memperoleh nafkah yang halal dalam mencukupi
kebutuhan keluarga
3) Memberi contoh perilaku yang sesuai dengan Al-Qur'an dan
hadits
4) Memupuk semangat dan ketekunan kepada seluruh anggota
keluarga dalam menjalankan syari'at Islam
5) Membiasakan bermusyawarah dalam keluarga untuk
menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
- Dalam
kehidupan Bermasyarakat
Sebagai
anggota masyarakat, dalam menerapkan ajaran Al-Qura'an dan hadits , antara lain
:
- ikut berperan aktif dalam
kehidupan masyarakat selama tidak melanggar norma-norma agama ;
- Menjaga diri dari perilaku
yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, baik dari ucapan,
perbuatan, maupun tingkah laku ;
- Menjaga
kerukunan dan gemar menolong ;
- Rela berkorban demi
terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis ;
- Gemar bermusyawarah dalam
menghadapi permasalahan dalam masyarakat.
- Dalam
kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Sebagai
warga negara yang baik, dalam menerapkan ajaran Al-Quran dan hadits, antara
lain
- ikut
berperan akktif dalam membangun bangsa dan negara menuju bangsa yang aman
dan sejahtera dalam ridha Allah swt ;
- Mengutamakan
kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi ataupun golongan ;
- Ikut berperan aktif dalam
menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara ;
- Melaksanakan
kewajiban sebagai warga negara seperti membayar pajak ;
- Mendukung
program-program pemerintah selama tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan
hadits ;
- Ikut
berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.
Komentar
Posting Komentar